3 Cara Mengetahui Terjadinya Alergi Susu Formula Bayi

Posted by

Ayupro – Susu formula bayi dalam beberapa kondisi dapat menyebabkan alergi pada bayi Anda. Namun, Anda tidak mengetahui tanda-tanda bayi Anda mengalami elergi. Untuk itu Anda memerlukan pengetahuan tentang bagaimana cara mengetahui kalau bayi Anda sedang mengalami alergi susu formula. Hal ini agar Anda dapat mengatasi alergi pada bayi secepat mungkin.

1. Ketahui Alergi pada Bayi dengan Uji Klinis

Diagnosis klinis untuk mengetahui alergi susu sapi yaitu pertama, dilakukannya anamnesis yang cermat. Anamnesis yaitu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui riwayat gejala dari jangka waktu timbulnya setelah mengonsumsi susu sapi tersebut dan dilengkapi dengan data gejala alergi penyakit yang pernah terjadi pada bayi.

Kedua, mengamati tanda atopi pada feses yang dilakukan pemeriksaan. Ketiga, melakukan pemeriksaan imunoglobin E total dan juga spesifik susu sapi. Keempat, memastikan alergi susu sapi dengan menggunakan provokasi makanan pada bayi secara buta (Double Blind Placebo Control Food Chalenge= DBPCFC). Kelima, melihat gejala klinis yang terjadi pada kulit.

2. Ketahui Alergi pada Bayi dengan Pitfall Diagnosis

Pitfall merupakan diagnosis awal yang dilakukan dengan berdasarkan data laboratorium pada tes kulit atau IgE spesifik terhadap susu sapi. Pitfall dilakukan tanpa adanya penunjang dan juga pemeriksaan secara buta (Double Blind Placebo Control Food Chalenge= DBPCFC).

Anamnesis harus dilakukan dengan cermat untuk bisa mendapatkan hasil ternyata alergi tidak hanya disebabkan oleh protein yang ada di dalam susu sapi. Tetapi juga disebabkan oleh kandungan lain yang ada di dalam susu formula bayi.

Hal ini terkadang yang Anda jumpai, di mana saat meminum susu formula jenis ini tidak cocok dan saat diganti dengan susu formula yang lainnya, anak Anda tidak mengalami gejala alergi. Salah satu penyebab pendukung terjadinya alergi adalah adanya diet saat pemberian ASI yang dilakukan oleh ibu.

Gejala bisa Anda lihat ketika bayi meminum susu formula selama 2 minggu tidak mengalami gejala apa pun, namun di minggu ke tiga bayi Anda mengalami ketidaknyamanan. Gejala lain yang bisa Anda lihat yaitu bayi mengalami infeksi di antaranya batuk, pilek, atau panas.

Ada pun secara umum alergi susu sapi pada bayi yang diperankan oleh IgE secara cepat memiliki gejala yaitu ras kulit, angioedema, eritema aperioral, urtikaria, dan anafilaksis.Sedangkan secara lambat gejala yang terjadi yaitu muntah konstipasi, diare, dan gangguan kulit dermatitis herpertiformis yang bukan disebabkan oleh IgE.

Alergi susu formula bayi harus didukung dengan pemeriksaan berlanjut jika bayi Anda mengalami kondisidari gejala dalam jangka waktu yang lama. Anda tidak bisa memberikan penanganan dengan obat anti alergi baik yang peroral atau topikal. Segera bawa bayi Anda mengujungi dokter untuk mendapatkan tindak lanjut untuk menyembuhkan alergi pada bayi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *