Alami 5 Kondisi Rawan Ini? Segeralah Datang ke Dokter Ortopedi

Ayupro – Pernahkah Anda mengalami cedera tulang parah? Penanganan medis di bidang ortopedi sangat penting untuk menangani berbagai cedera muskuloskeletal, terlebih yang sudah parah. Ahli bedah ortopedi ternama, dr. Lee Woo Guan, sudah terpercaya menangani kasus parah. Karenanya, segera datang ke dokter ortopedi ketika mengalami beberapa kondisi rawan ini.

1. Nyeri Otot atau Sendi Kronis

Persoalan pertama yang sering terjadi adalah nyeri otot. Akan tetapi, nyeri otot yang parah bisa menyebabkan fungsi gerak sangat terganggu. Selain itu, Anda sangat terganggu dalam melakukan aktivitas karena rasa nyeri yang berlebihan. Kondisi ini sangat rawan karena berpotensi semakin parah dan dikhawatirkan akan mengganggu persendian.

Apabila nyeri otot ini sudah parah dan menjalar ke area persendian, proses penyembuhannya juga akan lebih lama. Kondisi ini disebut sendi kronis. Persendian yang terganggu tentu saja termasuk persoalan rawan karena menyulitkan dalam bergerak.

Kedua kondisi tersebut sangat rawan karena sangat mudah menjadi semakin parah. Anda harus segera pergi periksa ke ahli ortopedi untuk menangani persoalan serius tersebut. Ceritakan semua keluhan yang dialami dan mintalah penanganan medis yang tuntas.

2. Kerusakan Sendi

Kerusakan sendi termasuk persoalan serius yang harus segera ditangani. Persendian termasuk area rawan yang apabila mengalami gangguan bisa berdampak ke tulang. Sebelum semakin parah, Anda harus segera memeriksakan diri ke ahli ortopedi.

Dr. Lee Woo Guan yang sudah berpengalaman menangani berbagai kasus muskuloskeletal, bisa menjadi konsultan terbaik. Kerusakan sendi yang dialami bisa ditangani secara medis sesuai prosedur.

3. Kesulitan Berdiri

Kondisi rawan selanjutnya adalah kesulitan berdiri. Kondisi ini sangat menyulitkan Anda dalam melakukan berbagai aktivitas sehari-hari. Jika mengalaminya, Anda harus segera periksa ke dokter ahli agar mengetahui penyebabnya. Anda juga mengetahui seberapa parah kondisi tulang mengapa sampai sulit untuk berdiri.

4. Cedera Tulang

Cedera tulang merupakan kondisi rawan yang sering terjadi. Banyak faktor yang melatarbelakangi cedera tulang, seperti terjatuh, kecelakaan, terkilir, kerusakan ligamen, dan sebagainya. Jika mengalami cedera tulang, segeralah datang ke dokter ahli untuk mendapatkan penanganan terbaik sebelum makin parah.

Kuching Specialist Hospital adalah rekomendasi terbaik untuk Anda dalam melakukan konsultasi dalam penanganan cedera tulang. Layanan yang diberikan sangat lengkap dan terstandardisasi dengan ditangani oleh dokter ortopedi terbaik, yaitu dr. Lee Woo Guan. Semua kasus cedera tulang ditangani dengan baik, mulai dari kasus ringan hingga parah.

5. Pembengkakan di Area Tulang dan Sendi yang Cedera

Kondisi rawan yang terakhir adalah pembengkakan area tulang dan sendi yang sudah mengalami cedera. Apabila sudah terjadi pembengkakan, maka kerusakan tulang ataupun sendi sudah parah. Untuk itu, penanganan medis terbaik sangat dibutuhkan. Jangan ragu untuk periksa ke dokter ahli ortopedi untuk menangani hingga sembuh dan kembali normal.

Berbagai kondisi rawan tersebut harus segera ditangani agar tidak semakin parah. Jika tidak segera ditangani, tidak menutup kemungkinan bahwa Anda mengalami penurunan fungsi anggota tubuh atau bahkan tidak bisa normal kembali. Karenanya, segeralah melakukan konsultasi penanganan medis ke dokter ortopedi sebelum Anda menyesal.

3 Cara Mengetahui Terjadinya Alergi Susu Formula Bayi

Ayupro – Susu formula bayi dalam beberapa kondisi dapat menyebabkan alergi pada bayi Anda. Namun, Anda tidak mengetahui tanda-tanda bayi Anda mengalami elergi. Untuk itu Anda memerlukan pengetahuan tentang bagaimana cara mengetahui kalau bayi Anda sedang mengalami alergi susu formula. Hal ini agar Anda dapat mengatasi alergi pada bayi secepat mungkin.

1. Ketahui Alergi pada Bayi dengan Uji Klinis

Diagnosis klinis untuk mengetahui alergi susu sapi yaitu pertama, dilakukannya anamnesis yang cermat. Anamnesis yaitu pemeriksaan yang dilakukan untuk mengetahui riwayat gejala dari jangka waktu timbulnya setelah mengonsumsi susu sapi tersebut dan dilengkapi dengan data gejala alergi penyakit yang pernah terjadi pada bayi.

Kedua, mengamati tanda atopi pada feses yang dilakukan pemeriksaan. Ketiga, melakukan pemeriksaan imunoglobin E total dan juga spesifik susu sapi. Keempat, memastikan alergi susu sapi dengan menggunakan provokasi makanan pada bayi secara buta (Double Blind Placebo Control Food Chalenge= DBPCFC). Kelima, melihat gejala klinis yang terjadi pada kulit.

2. Ketahui Alergi pada Bayi dengan Pitfall Diagnosis

Pitfall merupakan diagnosis awal yang dilakukan dengan berdasarkan data laboratorium pada tes kulit atau IgE spesifik terhadap susu sapi. Pitfall dilakukan tanpa adanya penunjang dan juga pemeriksaan secara buta (Double Blind Placebo Control Food Chalenge= DBPCFC).

Anamnesis harus dilakukan dengan cermat untuk bisa mendapatkan hasil ternyata alergi tidak hanya disebabkan oleh protein yang ada di dalam susu sapi. Tetapi juga disebabkan oleh kandungan lain yang ada di dalam susu formula bayi.

Hal ini terkadang yang Anda jumpai, di mana saat meminum susu formula jenis ini tidak cocok dan saat diganti dengan susu formula yang lainnya, anak Anda tidak mengalami gejala alergi. Salah satu penyebab pendukung terjadinya alergi adalah adanya diet saat pemberian ASI yang dilakukan oleh ibu.

Gejala bisa Anda lihat ketika bayi meminum susu formula selama 2 minggu tidak mengalami gejala apa pun, namun di minggu ke tiga bayi Anda mengalami ketidaknyamanan. Gejala lain yang bisa Anda lihat yaitu bayi mengalami infeksi di antaranya batuk, pilek, atau panas.

Ada pun secara umum alergi susu sapi pada bayi yang diperankan oleh IgE secara cepat memiliki gejala yaitu ras kulit, angioedema, eritema aperioral, urtikaria, dan anafilaksis.Sedangkan secara lambat gejala yang terjadi yaitu muntah konstipasi, diare, dan gangguan kulit dermatitis herpertiformis yang bukan disebabkan oleh IgE.

Alergi susu formula bayi harus didukung dengan pemeriksaan berlanjut jika bayi Anda mengalami kondisidari gejala dalam jangka waktu yang lama. Anda tidak bisa memberikan penanganan dengan obat anti alergi baik yang peroral atau topikal. Segera bawa bayi Anda mengujungi dokter untuk mendapatkan tindak lanjut untuk menyembuhkan alergi pada bayi.

Jenis Makanan Tidak Yang Sehat Yang Harus Anda Ketahui

Ayupro – Meski Tidak Sehat makanan-makanan dibawah ini sangat laris di pasaran. Tetapi bagi anda yang telah membaca artikel ini berusahalah untuk menghindari makanan di bawah ini dalam menu Anda, jika Anda ingin mempertahankan nutrisi dan menurunkan berat badan.

1. Pencuci mulut yang digoreng

Pada dasarnya makanan pencuci mulut sudah memiliki kadar lemak dan gula yang tinggi. Jadi bayangkan betapa buruknya jika dihidangkan dengan cara digoreng. Dan jangan terlena dengan pisang goreng atau nanas goreng mentang-mentang buah. Karena dibuat dengan adonan pembungkus dan sirup, mereka adalah pencuci mulut yang buruk.

2. Makanan yang digoreng dan berlapis keju

Pada dasarnya, semua gorengan buruk bagi kesehatan. Jadi jika kentang goreng dilapisi keju, tentu makanan ini masuk dalam daftar paling buruk untuk dikonsumsi. Keju biasanya mengandung lemak 10 kali lebih bayak dari ikan dan daging putih. Apalagi ditambah karbohidrat goreng.

3. Minuman bersoda

Minuman ringan dan soda buruk bagi kesehatan karena mengandung banyak kalori, meskipun dikonsumsi dalam jumlah kecil. Berdasarkan hasil studi, minuman bersoda dapat meningkatkan risiko kerapuhan tulang alias osteoporosis, sakit gigi, dan serangan jantung. Selain itu, minuman-minuman diet juga tidak direkomendasikan karena berpotensi meningkatkan risiko erosi gigi (karena gelembung-gelembung dalam minuman itu bersifat masam).

4. Alcopop berwarna

Alcopop adalah minuman yang mengandung alkohol dengan kadar 4-7 persen. Alcopop mengandung kalori yang tinggi, karena mengandung gula dan alkohol berkalori. Ditambah lagi, minuman itu penuh pewarna dan perasa, yang membuatnya menjadi minuman yang cukup beracun. Panduan yang cukup praktis adalah, semakin cerah warna alcopop, maka semakin buruklah minuman itu untuk dikonsumsi.

5. Makanan cair

Oke, makanan cair memang tidak selalu buruk, namun makanan cair atau minuman makanan pengganti dapat menjauhkan Anda dari mengonsumsi makanan yang tepat. Makanan pengganti mungkin akan lebih cocok dikonsumsi orang yang sedang sakit, namun jangan biarkan makanan semacam itu menggantikan makanan alami.

6. Daging olahan

Daging olahan punya nama lain “daging misteri”, karena tidak jelas apa yang terkandung di dalamnya. Namun satu hal yang pasti, jika daging olahan itu dikemas dalam kaleng dan jenis dagingnya tidak jelas, maka daging tersebut tidak baik bagi tubuh. Berusahalah untuk menghindari sosis dan salami, karena hasil olahan dengan lemak dan garam.

7. Chicken nugget

Chicken nugget hampir sama dengan sosis, yakni berasal dari daging sisa dicampur dengan tepung. Dan saat nugget-nugget kecil itu digoreng, maka akan meningkatkan levelnya sebagai makanan terburuk untuk dikonsumsi. Sepotong kecil nugget yang digoreng menyerap lebih banyak lemak dari hasil penggorengan itu.

Nah, itulah tadi beberapa Jenis Makanan Tidak Yang Sehat Yang Harus Anda Ketahui. Semoga bermanfaat ya!